Halaman

MANGGA (11 Manfaat Bauh Mangga Untuk Kulit, Berat Badan, Kanker, dll)

Kisi2sehat.blogspot.com - Mangga merupakan salah satu buah yang digemari banyak orang. Di Indonesia sendiri, buah ini sedang banyak dikreasikan dalam berbagai menu yang dijajakan di kafe-kafe. Mengetahui manfaatnya bisa membuat kamu semakin paham perannya bagi kesehatanmu.

Selain rasanya yang enak, buah mangga memiliki sejumlah manfaat yang telah dibuktikan oleh berbagai penelitian. Dalam semangkuk mangga, terkandung 3 gram serat, 24 gram glukosa, dan berbagai kandungan vitamin seperti vitamin A, C, dan B6 yang dibutuhkan tubuh.
Berikut 11 manfaat buah mangga yang perlu kamu catat:
 1.  Menjaga Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin A dan C di dalam buah mangga tergolong tinggi. Semangkuk buah ini mengandung sekitar 25% vitamin A dan 76% vitamin C. Vitamin A dibutuhkan oleh kulit dalam pertumbuhan jaringan sedangkan vitamin C dibutuhkan untuk pembentukan kolagen kulit.

Jika kamu memasukkan mangga ke dalam menu diet sehatmu, kamu juga berhasil menjaga kesehatan kulit karena memberi asupan vitamin A dan C yang memadai.
 2.  Mengendalikan Berat Badan
Mangga mengandung 24 gram glukosa dan bisa menjadi sumber gula alami bagi tubuh. Buah ini dapat membantu anda mengurangi kecanduan terhadap makanan manis seperti permen.

Selain itu, mangga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi buah atau sayur dengan kadar air yang tinggi membantu anda tetap kenyang lebih lama, sehingga dapat mengendalikan keinginan untuk makan lebih banyak.
 3.  Mencegah Kanker
Mikronutrisi dalam buah mangga seperti kandungan antioksidan zeaxanthin, betakaroten, dan senyawa polifenol dapat mencegah kanker. Sebuah penelitian menunjukkan buah ini dapat membantu menurunkan risiko seseorang terkena kanker dan menurunkan ukuran tumor.
 4.  Mengobati Peradangan Dalam Tubuh
 Mangga mengandung senyawa antiradang seperti betakaroten dan vitamin C. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penguraian mangga di dalam tubuh menghasilkan berbagai senyawa yang berfungsi sebagai antiradang.
 5.  Melancarkan Pencernaan
Konsumsi mangga secara rutin setiap hari dapat membantu mengatasi konstipasi kronis. Penelitian menunjukkan bahwa manfaat buah mangga tersebut berkaitan dengan kandungan serat didalamnya. Selain itu, buah ini mampu menurunkan produksi endotoksin dari bakteri, penurunan inflamasi, dan meningkatkan konsentrasi asam lemak yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan usus.
 6.  Meredakan Inflamasi
Buah mangga mengandung senyawa yang dapat meredakan gejala inflamasi. Penelitian menunjukkan bahwa mangga mengandung senyawa polifenol yang diduga kuat berperan besar dalam meredakan inflamasi pada tubuh.
 7.  Kaya Akan Antioksidan
Menurut sebuah studi, beragam khasiat yang konon dapat diperoleh dari mengonsumsi buah mangga merupakan peran senyawa antioksidan. Mangga mengandung senyawa mangiferin, senyawa fenolik, vitamin C, vitamin D, dan betakaroten.

Penelitian lain juga membuktikan efek anti-oksidan dalam buah mangga yang dapat melawan senyawa radikal bebas.
 8.  Menurunkan Risiko Diabetes
Mangga ternyata dapat menjadi pilihan untuk dikonsumsi penderita diabetes. Beberapa studi menunjukkan bahwa buah lezat ini mampu memberikan efek antidiabetes. Senyawa mangiferin diduga terlibat dalam manfaat buah mangga.

Selain mangga, Anda juga dapat mengonsumsi buah untuk penderita diabetes yang lain. Pastikan juga untuk mengonsumsinya dalam keadaan segar, bukan dalam bentuk buah kaleng atau manisan ya!
 9.  Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Virus
Senyawa anti-oksidan mangiferin di dalam mangga telah diteliti oleh banyak ahli terkait efeknya terhadap virus herpes.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mangiferin dapat menghambat proses perkembangan virus di dalam tubuh dan menurunkan risiko terjadinya penyakit virus tersebut.
10. Mencegah Asma
Mangga termasuk dalam jajaran buah yang mengandung beta karoten, di samping pepaya, labu kuning, dan banyak lagi. Senyawa ini merupakan salah satu dari sejumlah nutrisi penting yang dianggap dapat menurunkan risiko berkembangnya penyakit asma.
11. Mencegah Degenerasi Makula
Degenerasi makula adalah kondisi terjadinya kerusakan pada makula, yaitu bagian tengah pada retina yang sangat penting. Akibatnya, mata penderita akan kesulitan untuk melihat detail dari suatu obyek seperti tulisan atau wajah.

Keberadaan antioksidan zeaxathin dalam buah mangga diduga dapat melindungi mata dari degenerasi makula. Antioksidan tersebut akan menyaring sinar biru (blue light rays) dari sumber cahaya (misal, layar komputer) ke mata, sehingga kerusakan pun dapat dihindari.

Berdasarkan data di atas, tak ada salahnya jika Anda memasukkan buah mangga ke dalam salah satu buah-buahan yang dikonsumsi secara rutin.

Nah, setelah mengetahui berbagai manfaat buah mangga yang hebat ini. Sudah saatnya kamu coba memasukkan buah ini ke dalam daftar menu diet sehatmu. Kamu bisa ikut berkreasi membuat berbagai jenis makanan dari mangga segar. Selamat mencoba!

BAU BADAN (24 Cara Menghilangkan Bau Badan Menyengat Secara Ampuh)

Kisi2sehat.blogspot.com - Bau badan selain baunya membuat tidak nyaman, juga membuat tidak percaya diri saat bertemu dengan orang-orang.

Bau badan biasanya berasal dari ketiak dan bagian tubuh lainnya. Seringkali seseorang karena sudah terbiasa dengan bau badannya sendiri, sehingga tidak menyadari aroma tidak sedap yang berasal dari tubuhnya sendiri.
Awal munculnya bau badan dari kelenjar keringat. Orang-orang pastinya mempunyai yang namanya kelenjar keringat ini.

Sebenarnya bukan keringat yang menyebabkan bau badan, namun melekatnya keringat pada kulit dalam waktu lama akhirnya menimbukan masalah.

Selama keringat menempel pada tubuh, maka bakteri-bakteri yang ada di kulit akan berkembang biak dengan sangat cepat, hal inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya bau badan.

Berikut di bawah ini berbagai cara menghilangkan bau badan:
 1.  Perbaiki Pola Hidup Anda
Hal pertama yang harus dilakukan untuk menghilangkan bau badan adalah perbaiki pola hidup sehari-hari. Dengan baiknya pola hidup maka diharapkan masalah keringat akan hilang secara perlahan.

Dari laman tanya-jawab Klikdokter.com, seorang Pria berusia 27 tahun mengeluhkan tentang bau badannya dan bertanya cara untuk mengatasinya. Maka dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid menjawab bahwa bau badan dipengaruhi oleh kondisi produksi keringat. Masalah ini umumnya sulit untuk dihilangkan sepenuhnya, tapi Anda masih bisa meminimalisir nya.

dr. Resthie Rachmanta memberikan beberapa tips pola hidup untuk mengatasi bau badan, yaitu:
  • Pastikan Anda mandi secara teratur (jangan sampai Anda malas mandi), dan usahakan untuk menggunakan sabun antiseptik.
  • Usahakan agar bagian ketiak dan kaki tetap kering. Hal ini untuk menghindari pertumbuhan bakteri penyebab bau badan secara pesat.
  • Pertimbangkan untuk mencabut atau mencukur bulu ketiak, karena bisa mengurangi keringat dan bau badan.
  • Usahakan untuk menggunakan pakaian berbahan alami karena tidak menghambat penguapan keringat tubuh (misalnya bahan katun).
  • Gunakan juga sepatu dan kaos kaki dari bahan alami agar tidak menghambat penguapan keringat dari bagian kaki. Selain itu, Anda harus menukar kaos kaki setiap hari.
  • Coba perhatikan, apakah makanan bisa mempengaruhi bau badan Anda? Beberapa jenis makanan yang umumnya bisa memicu bau badan yaitu makanan-makanan dengan aroma yang kuat, serta beberapa bahan makanan seperti bawang, bawang putih, minyak, makanan berlemak, dan alkohol.
  • Hindari menggunakan kaos kaki seharian penuh. Anda harus memberikan waktu cukup banyak untuk bertelanjang kaki sehingga mengurangi kelembaban pada kaki.
  • Hindari hal-hal yang memicu stres, salah satunya yaitu terlalu banyak pikiran. Kondisi stres bisa menyebabkan resiko keluarnya keringat secara berlebihan.
  • Jika Anda mengalami produksi keringat yang berlebihan karena kondisi kesehatan yang serius. Anda mungkin perlu pergi ke dokter untuk mengetahui masalah apa yang terjadi.
Baca juga: CANTIK (22 Tips Agar Cantik Mempesona Luar Dalam)
 2.  Terapkan Jeruk Nipis pada Ketiak
Pada tulisan berjudul Langkah Mudah Hilangkan Bau Badan Hanya Dengan Jeruk Nipis (Vemale.com) menyebutkan bahwa salah satu cara mudah untuk menghilangkan bau badan yang menyengat adalah dengan memanfaatkan jeru

Anda hanya perlu menyiapkan buah jeruk nipis yang matang, lalu potong dan gosokkan pada ketiak Anda.

Lalu diamkan hingga kering, lalu Anda juga bisa membilasnya dengan air bersih sebelum mengenakan pakaian.

Usahakan melakukan perwatan ini setiap hari, atau setidaknya beberapa kali dalam seminggu.

Penggunaan bahan alami jeruk nipis ini bisa menjadi pengganti deodoran yang cukup efektif.

Jeruk nipis memiliki kandungan asam sitrat yang bekerja untuk membasmi bakteri penyebab bau badan dan jamur pada ketiak.

Hanya saja, hindari penggunaan bahan alami jeruk nipis ini apabila kondisi kulit Anda sedang terluka.

Penggunaan jeruk nipis ini selain untuk menghilangkan bau badan, juga dapat membantu memutihkan kulit ketiak.

Apakah Aman Penggunaan Jeruk Nipis pada Kulit?
Dari laman Wolipop.Detik.com, seorang Beauty vlogger bernama Farah Dhukai men-share tutorial menghilangkan bau badan dengan menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis diambil airnya untuk dijadikan “deodorant alami”.

Farah Dhukai menjelaskan bahwa jeruk nipis mampu membuat ketiaknya tetap kering dan memiliki aroma segar.

Ketiaknya tetap aman meski dirinya suka mengonsumsi kari pedas, serta berada di wilayah panas sekaligus lembab. Farah menjelaskan bahwa penggunaannya hanya perlu satu kali dalam sehari.

"Yang Anda perlukan adalah jeruk nipis. Potong kecil dan simpan di kulkas. Atau Anda bisa peras jeruk nipis, lalu terapkan airnya (pada kulit ketiak) menggunakan kapas bulat. Gunakan air jeruk nipis secara langsung pada ketiak Anda setelah mandi. Biarkan benar-benar kering lalu lanjutkan aktivitas Anda sehari-hari," kata Farah Dhukai.

Farah juga menjelaskan bahwa jika Anda baru saja mencukur ketiak, maka hindari penggunaan jeruk nipis karena asamnya yang bisa menimbulkan rasa perih.

Selain itu, Anda juga harus menghindari sinar matahari langsung saat melakukan perawatan jeruk nipis ini.

Mungkin Anda baru mendengar tentang perawatan jeruk nipis ini, sebenarnya penggunaan jeruk nipis untuk perawatan kulit alami sudah lama dilakukan, dan cukup populer.

Walau begitu, penerapan jeruk nipis pada kulit tetap harus dilakukan dengan hati-hati, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.

Penerapan jeruk nipis pada kulit sensitif bisa menimbulkan efek samping berupa reaksi inflamasi (peradangan) yang menyebabkan kulit seperti terbakar.

Baca juga: JERUK NIPIS (26 Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan Diet, Sembelit, Jerawat, Demam, Diabetes, dll)
 3.  Batasi Kebiasaan Minum kopi
Anda juga harus mengatasi masalah bau mulut, dimana salah satu penyebabnya adalah kopi. Pernahkah terpikirkan oleh Anda, mengapa setelah mengonsumsi kopi kondisi mulut menjadi tak sedap baunya?

Pada tulisan berjudul Kenapa Usai Minum Kopi Mulut Jadi Bau? (Liputan6.com) menyebutkan bahwa di dalam kopi terkandung senyawa yang bisa mengurangi produksi air liur dalam mulut.

Terdapat lebih dari 500 bakteri di mulut. Bakteri ini memecah sisa-sisa makanan dan melepaskan senyawa belerang yang mudah menguap.

Kopi mengandung asam dan umumnya tinggi gula, hal ini bisa menyebabkan meningkatkan reproduksi bakteri.

Selain itu, kafein dalam kopi menyebabkan mulut cenderung kering, dan memperlambat (menghambat) produksi air liur.

Penting diketahui bahwa kondisi terlalu sedikitnya air liur, bisa menyebabkan resiko tinggi timbulnya bau mulut.

Ilmuwan menjelaskan bahwa air liur membantu membunuh bakteri yang terdapat di mulut, serta juga berfungsi untuk mencerna partikel makanan yang terjebak di sela-sela gigi.

Sehingga kurangnya produksi air liur untuk mulut menyebabkan bakteri bisa tumbuh dengan sangat cepat dan banyak jumlahnya.

 4.  Manfaatkan Daun Jambu Biji
Pada artikel berjudul Daun Jambu Biji Deodoran Alami (Tempo.co) menyebutkan bahwa mahasiswa Universitas Mataram sebagai peserta pada acara Pekan Ilmiah Nasional ke-25 di Universitas Mhammadiyah Yogyakarta mempublikasikan sebuah manfaat menarik dari daun jambu biji.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Hilman Qutdratuddarsi, Ainur Khafid, Fariz Rifai, dan Hendra Tukantari menemukan hasil penelitian bahwa daun jambu biji dapat dijadikan sebagai deodoran alami.

Hilman Qutdratuddarsi sebagai koordinator tim menjelaskan bahwa kandungan sejumlah senyawa yang ditemukan di dalam daun jambu biji seperti flavonoid, saponin, tanin, minyak atsiri, dan alkaloid memiliki sifat anti-bakteri Staphylococcus Epidermis.

Staphylococcus Epidermis merupakan bakteri penyebab bau badan.

Hilman menjelaskan bahwa dengan menggunakan tumbukan daun jambu biji tanpa campuran apapun, yang kemudian diterapkan ke ketiak mampu untuk membasmi bakteri bau badan.

“Apalagi, efek daun jambu biji bisa memperindah kulit,” kata Hilman dalam presentasinya di depan juri pada acara tersebut.

"Daun ini cocok dijadikan deodoran alami, apalagi jika dibuat ekstraknya (tentu lebih baik lagi)," ujar Hilman.

Bahkan menurut Hilman, kualitas daun jambu biji lebih baik ketimbang deodoran biasa. Dimana produk deodoran umumnya berisi bahan-bahan atau zat kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping pada kulit.

Untuk penggunaan-nya: Anda bisa menumbuk halus 3 lembar daun jambu biji, lalu dioleskan pada ketiak.

Setelah itu diamkan selama 15 menit, lalu bilas ketiak dengan air bersih.
 5.  Ketahui Apa Saja Makanan Penyebab Bau Badan
Pada artikel berjudul 10 Makanan Penyebab Bau Badan (Kompas.com) menjelaskan bahwa untuk mengatasi masalah bau badan, maka perlu untuk memperhatikan pola makan sehari-hari.

Dengan mengonsumsi makanan yang “baik-baik saja” diharapkan dapat mencegah atau setidaknya meminimalkan bau badan dan bau mulut yang muncul.

Beberapa jenis makanan yang bisa memicu timbulnya bau badan jika dikonsumsi secara berlebihan (sehingga Anda perlu batasi konsumsinya) yaitu:
  • Gorengan
  • Makanan Olahan
  • Junk Food
  • Rempah-rempah
  • Daging Merah
  • Alkohol & Kafein
  • Tembakau (Seperti Rokok)
  • Produk Susu
  • Kolin
Makanan olahan dan junk food seringkali mengadung banyak garam, gula, tepung, hingga minyak terhidrogenasi, yang nantinya cenderung membusuk di perut. Dampaknya bisa menimbulkan bau badan dan bau napas yang mengganggu.

Rempah-rempah yang beraroma kuat (diantaranya bawang putih, bawang merah, kari) saat dicerna di dalam tubuh bisa menghasilkan gas sulfur yang kemudian diserap oleh darah dan dieliminasi melalui pori-pori kulit dan juga paru-paru. Hal ini akhirmya berpotensi menimbulkan bau badan, selain juga bau mulut.

Daging merah, cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk mencernanya. Sehingga konsumsi daging merah secara berlebihan menimbulkan resiko makanan belum sempat tercerna seluruhnya. Sehingga terjadi pelepasan gas berbau busuk yang menyebabkan seseorang menjadi bau badan saat berkeringat.

Tembakau yang salah satunya yaitu rokok, dimana asap rokok yang bercampur dengan unsur-unsur lain di dalam tubuh dan keluar melalui kelenjar keringat, nantinya bisa menyebabkan munculnya bau tidak sedap.

Produk susu yang kaya akan protein, ketika dipecah di dalam pencernaan tubuh akan menghasilkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan, zat-zat tersebut menyebabkan timbulnya bau tidak sedap.

Makanan tinggi kolin, jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak bisa menyebabkan timbulnya bau kurang sedap saat keringat. Makanan tinggi kolin yaitu telur, ikan, hati, dan kacang-kacangan.

Sebagai tambahan, pada laman Lifestyle.okezone.com menjelaskan bahwa konsumsi asparagus dalam jumlah banyak bisa menyebabkan bau badan dan juga bau pada urin.

Brokoli mengandung senyawa tertentu seperti sulfur yang bisa berpotensi menimbulkan bau badan.

Baca juga: BROTAWALI (15 Manfaat Brotowali untuk Kesehatan & Pengobatan Diabetes, Rematik, Luka, Gatal, Kudis, dll)
 6.  Manfaatkan Lemon
Pada artikel berjudul Bebas Bau Badan Tanpa Deodoran, Pakai Lemon Yuk! (Vemale.com) menyebutkan bahwa pengunaan produk deodoran modern untuk menghilangkan bau ketiak, seringkali menyebabkan timbulnya ketiak hitam.

Oleh karena itu, sebenarnya terdapat banyak bahan alami untuk menghilangkan bau, yang tidak berisiko menyebabkan ketiak hitam, salah satunya adalah buah lemon.

Walaupun mengandung asam yang tinggi, bukan berarti lemon membuat ketiak menjadi asam.

Justru kandungan asam pada lemon mampu menghambat perkembangan bakteri jahat di kulit, sehingga ketiak akan tercegah dari bau tidak sedap saat timbulnya keringat dan kondisi yang lembab.

Adapun penggunaan produk deodoran modern mengandung bahan kimia dan beresiko menyebabkan kulit ketiak kasar dan hitam.

Cara Memanfaatkan Lemon untuk Menghilangkan Bau Ketiak
Caranya mudah, pertama-tama iris tipis lemon, lalu gosokkan pada ketiak secara perlahan. Jika sudah mengering, maka kenakan pakaian Anda seperti biasa.

Dengan perawatan alami ini, ketiak juga akan memiliki bau segarnya lemon, hal ini lebih baik daripada bau campuran keringat dan deodoran.

Efek Samping Penerapan Lemon ke Ketiak

Dari artikel berjudul Efek Buruk Jus Lemon Saat Dipakai Menghilangkan Bau Ketiak (Cnnindonesia.com), banyak orang saat ini lebih memilih deodoran yang alami dibanding kimia.

Seorang profesor dermatologi klinis di Mount Sinai Medical Center bernama Ellen Marmur, menjelaskan bahwa manfaat lemon untuk menghilangkan bau tubuh telah terbukti secara ilmiah. Dan faktanya buah lemon sering digunakan dalam campuran deodoran alami.

Lemon mampu membasmi bau badan karena di dalamnya terkandung asam sitrat, yang bekerja sangat baik untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

"Aroma air lemon mampu menutupi bau badan yang tidak sedap." kata Jim Hammer, ahli kimia kosmetik.

Hanya saja, kandungan asam yang tinggi menyebabkan penggunaan lemon menimbulkan resiko kulit sensitif dan peradangan.

Orang-orang yang mempunyai kulit sensitif harus waspada dalam pengaplikasian lemon ke ketiak. Selain itu, hindari penggunaan lemon setelah baru saja mencukur bulu ketiak.

Hindari terlalu lama terkena paparan sinar matahari langsung saat melakukan perawatan ini.

Baca juga: LEMON (22 Manfaat Lemon Bagi Kesehatan Diet, Pencernaan, Mengatasi Stroke dll)
 7.  Mulai Saat Ini Jadilah Orang yang Rajin Konsumsi Sayuran dan Buah
Pada tulisan berjudul Ingin Bau Badan Makin Segar? Makan Buah & Sayur (Vemale.com) menyebutkan sebuah hal yang jangan Anda remehkan dalam usaha menghilangkan bau badan yaitu rajin mengonsumsi buah dan sayuran.

Para ahli kesehatan kulit menjelaskan bahwa dengan rajin mengonsumsi buah dan sayuran, maka manfaatnya bisa mempermudah seseorang untuk memiliki bau badan yang segar dan mengesankan (tentunya disamping itu harus menjaga kebersihan tubuh).

Adapun orang-orang yang “malas” untuk mengonsumsi buah dan sayuran, dimana lebih suka mengonsumsi daging atau ikan, maka memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami bau badan tidak sedap, bahkan cenderung amis.

Para peneliti dari Complegne University of Technology (CUT), Perancis, menjelaskan bahwa kandungan vitamin dan nutrisi yang ada di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran memiliki fungsi sebagai antibodi yang baik untuk pencegahan bau badan.

Dengan rajin mengonsumsi sayur dan buah, maka keringat yang keluar di permukaan kulit akan lebih segar. Sehingga mencegah bakteri dan kuman penyebab bau badan berkembang dengan cepat.

Baca juga: PISANG (Manfaat Buah Pisang Untuk Kesehatan Jantung)
 8.  Gunakan Baking Soda
Pada artikel berjudul Hempaskan Bau Ketiak secara Alami dengan Baking Soda (Detik.com) menyebutkan bahwa baking soda memiliki efek detoksifikasi yang dapat membantu menyeimbangkan kadar keasaman, sehingga baking soda juga dapat menyerap bau badan.

Baking soda mengandung zat alami yang memberikan efek segar dan keharuman pada kulit. Campuran baking soda dan air dapat Anda manfaatkan untuk dijadikan deodoran alami.

Baking soda yang umum dikenal sebagai sodium bikarbonat memiliki banyak manfaat dari penggunannya, salah satunya dapat menetralisir bau tajam yang kurang sedap.

Untuk penggunannya pada ketiak, caranya:
  1. Campurkan 1/2 cangkir baking soda, beberapa tetes minyak lavender dan 1/2 cangkir tepung maizena. 
  2. Campuran ketiga bahan tersebut nantinya akan berbentuk pasta.
  3. Lalu campuran tersebut ditepuk secara perlahan ke kulit ketiak menggunakan kain lembab. 
  4. Setelah selesai penerapannya, maka biarkan ketiak hingga kering.
Melakukan perawatan alami ini dapat menjadi deodoran alami yang efektif, yang dapat menghilangkan bau tidak sedap dari ketiak.

Pada laman Style.Tribunnews.com menyebutkan cara lebih sederhana untuk penggunaan baking soda, berikut di bawah ini:
  1. Pertama-tama campurkan baking soda ke dalam air bersih secukupnya.
  2. Lalu Bilas ketiak menggunakan air campuran baking soda tersebut. 
  3. Selain membilas ketiak, bisa juga membilas bagian tubuh lainnya yang merupakan sumber bau badan.
Setelah selesai semuanya, barulah mengeringkan tubuh dengan handuk bersih.
 9.  Daun Sirih
Pada artikel berjudul Ramuan Daun Sirih untuk Menghilangkan Bau Badan (Grid.id) dijelaskan bahwa semakin banyak keringat dan Anda malas untuk membersihkannya, menyebabkan semakin banyak bakteri yang berkembang.

Bagian ketiak kadang bercampur dengan banyak bakteri sehingga menimbulkan bau tak sedap, untuk mengatasinya manfaatkan daun sirih.

Sediakan daun sirih untuk dijadikan ramuan menghilangkan bau badan. Berikut caranya di bawah ini:
  1. Ambil daun sirih dan lumatkan (hancurkan).
  2. Campurkan dengan air perasan jeruk nipis secukupnya.
  3. Lalu gosokkan ke ketiak selama 10 menit.
Lakukan perawatan alami ini dengan rutin, Anda bisa melakukannya tiga kali dalam seminggu. Perawatan ini disarankan dilakukan sebelum mandi.

Pada artikel berjudul Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan (Kompas.com) menyebutkan bahan-bahan alami yang dapat Anda manfaatkan untuk mencegah dan menghilangkan bau badan, yaitu:
  • Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
  • Mentimun (Cucumis sativus)
  • Jahe (Zingiber officinale)
  • Daun Kemangi (Ocimun bassilicum)
  • Daun Beluntas (Pluchea indica)
  • Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa)
Berikut pembahasan lengkapnya pada poin-poin di bawah ini.

Baca juga: SIRIH HIJAU & MERAH (Manfaat Lengkap Daun Sirih Hijau & Merah Serta Cara Penggunaannya)
10. Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Temulawak memiliki kandungan zat seperti minyak atsiri, sapomin dan flavoinoida. Anda dapat memanfaatkan bahan alami temulawak ini untuk menghilangkan bau badan.

Untuk melakukannya sangat mudah, yaitu dengan mengonsumsi rebusan rimpang temulawak yang sudah dipotong-potong.

Untuk kombinasi, air perasan temulawak hasil dari parutan Anda, dicampurkan dengan madu secukupnya. Sehingga rasanya akan lebih nikmat.

Mengonsumsi temulawak diharapkan dapat menghilangkan atau mengurangi bau badan yang tidak sedap.

Anda juga bisa melakukan perawatan dari luar, caranya yaitu:
  1. Pertama-tama parutlah temulawak.
  2. Lalu balurkan ke seluruh badan, atau bagian badan yang sering menjadi sumber bau badan.
  3. Setelah selesai membalurkan, maka diamkan saja hingga akhirnya kering. 
  4. Setelah itu bersihkan badan kembali.
Baca juga: TEMULAWAK (21 Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan, Khasiat Pengobatan, Anak, dll)
11. Mentimun (Cucumis sativus)
Timun mengandung banyak air, serta beberapa kandungan seperti kalsium, magnesium dan zat besi. Dengan kandungan airnya yang tinggi, konsumsi timun membuat tubuh lebih segar.

Timun bermanfaat untuk meredakan demam, selain itu juga dapat Anda manfaatkan untuk menjaga kesehatan kulit, termasuk mengatasi masalah bau badan.

Cara memanfaatkan timun:
  1. Pertama-tama cuci satu buah mentimun muda hingga bersih menggunakan air mengalir.
  2. Lalu iris timun tipis-tipis.
  3. Oleskan atau gosokkan pada bagian tubuh yang menjadi sumber bau. 
  4. Lalu diamkan selama 10-15 menit.
Untuk metode lainnya, Anda bisa memarut mentimun lalu kompreskan ke bagian ketiak atau bagian tubuh lainnya.

Mentimun Juga Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Bau Mulut
Pada tulisan berjudul Mentimun dan Air Putih Manjur Hilangkan Bau Mulut (Liputan6.com) menjelaskan bahwa bau mulut muncul akibat bakteri di lidah yang mengurai protein di lendir dan makanan. Bakteri tersebut melepaskan senyawa belerang, sehingga munculah bau tidak sedap.

Tapi “musuh besar” bakteri tersebut adalah oksigen. Sehingga dengan rajin minum air putih maka manfaatnya dapat menetralkan bau mulut. Hal ini dijelaskan oleh Harold Katz, seorang dokter gigi di Los Angeles.

Tidak hanya air putih, sayuran berserat seperti mentimun dan seledri dapat membantu menghilangkan bau mulut.

Dengan menahan sebuah potongan timun di antara lidah dan langit-langit mulut selama 1-2 menit mampu “membasmi” bau tidak sedap dari dalam mulut.

Selain itu, seorang dokter gigi di New York City bernama Gregg Lituchy menjelaskan bahwa sayuran mentimun bermanfaat untuk menghilangkan plak di gigi dan gusi, yang merupakan sumber makanan bagi bakteri.

12. Jahe (Zingiber Officinale)
Orang-orang India banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi jahe dapat membuat tubuh mereka tercium lebih wangi.

Ada yang menyebutkan bahwa jahe segar mampu menghilangkan bau badan. Dimana mengonsumsi wedang jahe secara teratur dapat mengatasi masalah itu.

Pada artikel berjudul Harumkan Tubuh dengan Ramuan Alami (Tribunnews.com) menyebutkan bahwa rimpang jahe sebagai obat tradisional yang bermanfaat untuk membuat badan tetap hangat.

Sehingga seringkali jahe diandalkan dalam mengatasi masalah masuk angin dan mual. Hasil penelitian menemukan bahwa di dalam jahe terdapat zat yang berfungsi sebagai antiviral, antiradang, antijamur, dan antibakteri.

Dengan fungsi jahe yang dapat membasmi jamur dan bakteri, maka Anda dapat mengandalkan jahe dalam mengatasi masalah bau badan.

Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
  1. Siapkan satu jari jahe. 
  2. Lalu kupas dan cuci hingga bersih menggunakan air mengalir.
  3. Potong-potong hingga halus. 
  4. Lalu rebus bersama dua gelas air hingga hanya tersisa satu gelas. 
  5. Anda bisa menambahkan gula merah secukupnya. 
  6. Minumlah selagi masih hangat.
13. Daun Kemangi (Ocimun Bassilicum)
Kandungan minyak atsiri yang ditemukan di dalam daun kemangi bisa bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, dan juga memiliki sifat antiseptik.

Biasanya daun kemangi menjadi lalapan mentah atau sayuran urap. Untuk Penggunaannya, Anda bisa menghaluskan daun kemangi (boleh juga bersama biji dan akarnya).

Kemudian seduh dengan air panas, lalu disaring. Setelah itu tambahkan gula aren secukupnya.

Minum 2 kali dalam sehari, yaitu pagi dan malam.

Selain itu, khusus untuk wanita, mengonsumsi daun kemangi selama masa haid bermanfaat untuk menghindari munculnya bau tak sedap yang sering dialami oleh wanita haid.

Pada artikel berjudul Tips Hilangkan Bau Badan dengan Daun Kemangi (Vemale.com) menjelaskan bahwa untuk menghilangkan bau badan maka manfaatkan bahan alami seperti daun kemangi.

Beberapa cara memanfaatkan daun kemangi ini untuk menghilangkan bau badan, yaitu:

Cara Pertama: Siapkan beberapa helai daun kemangi, lalu remas-remas dan gosokkan ke bagian ketiak. Diamkan dalam kondisi seperti itu hingga kering.

Cara Kedua: Tumbuk halus daun kemangi lalu campurkan sedikit air saja. Lalu oleskan ke ketiak selama satu menit. Lalu lap menggunakan tisu atau handuk kering.

Cara Ketiga: Anda bisa mengonsumsi daun kemangi setiap hari agar dapat mengatasi bau badan. Lakukan secara rutin agar Anda dapat merasakan manfaatnya.

Baca juga: KEMANGI (20 Manfaat Daun Kemangi Serta Kandungan & Efek Sampingnya)
14. Daun Beluntas (Pluchea indica)
Manfaatkan daun beluntas untuk menghilangkan bau badan, Anda bisa melalapnya ataupun dikukus terlebih dulu. Daun ini juga dapat disantap sebagai urap yang lezat.

Dengan rutin mengonsumsi daun beluntas maka diharapkan mampu mengatasi bau badan. Selain itu, bau mulut juga bisa menghilang.

Pada artikel berjudul Beluntas, Daun Lezat yang Bisa Usir Bau Badan (Liputan6.com) menyebutkan bahwa daun beluntas mengandung minyak atsiri, flavonoid dan alkaloid.

Manfaatnya dapat mengatasi nyeri rematik dan menghilangkan bau badan. Hal ini dijelaskan pada buku ‘Olahan Sehat Berkhasiat Obat’ yang diterbitkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Balitbang Kemenkes RI.

Anda bisa mengolah daun beluntas menjadi sayur trancam. Tambahkan juga dengan bahan-bahan seperti daun kemangi, daun pakel muda, pucuk daun komfre, wortel kecambah, yang dipotong halus.

Lalu tambahkan bumbu seperti cabe merah, garam, daun jeruk, kencur, dan parutan kelapa. Trancam kaya akan gizi, dan juga rasanya lezat.

Berbagai Tips dan Hal Penting Lainnya untuk Membasmi Bau Badan
15. Jangan Malas Mandi
Mandi secara teratur (minimal dua kali dalam sehari) menjadi hal yang harus dilakukan. Terutama bagi mereka yang mengalami masalah bau badan. Ketika setelah berolahraga, maka pastikan Anda mandi sebelum melakukan aktivitas selanjutnya.
16. Gunakan Sabun Antibakteri
Ketika Anda memilih sabun mandi, maka pilihlah kemasan yang mencantumkan antibakteri. Penggunaan sabun yang memiliki sifat antibakteri kuat diharapkan dapat mencegah perkembangan bakteri penyebab bau badan secara cepat.
17. Keringkan Tubuh Setelah Mandi
Usahakan untuk mengeringkan tubuh seluruhnya setelah Anda mandi, khususnya pada bagian tubuh yang merupakan sumber bau badan, seperti ketiak dan selangkangan. Gunakan kain bersih. Pastikan kulit kering sehingga bakteri susah berkembang biak.
18. Perhatikan Pakaian Anda
Hendaknya menggunakan pakaian yang tidak menimbulkan rasa gerah pada tubuh. Hal ini untuk meminimalisir potensi keluarnya keringat dalam jumlah yang terlalu banyak. Selain itu, jika Anda mau, gunakan kaos kaki untuk mencegah munculnya bau dari bagian kaki.
19. Gunakan Pakaian yang Bisa Menyerap Keringat.
Hendaknya jika muncul keringat maka langsung diseka / dilap. Jika malas menyeka keringat, gunakanlah pakaian yang mampu menyerap keringat. Sehingga mencegah bakteri banyak menempel pada tubuh. Pakaian berbahan katun bisa menyerap keringat dengan baik.
20. Pastikan Mencuci Pakaian dengan Bersih.
Kebersihan pakaian sangat penting untuk mencegah berkembang biaknya bakteri penyebab bau badan. Termasuk jika pakaian yang baru dibeli kurang bersih, maka cuci dahulu hingga benar-benar bersih sebelum digunakan.
21. Hindari Sering Stres
Penting diketahui bahwa kondisi stres menyebabkan produksi keringat di dalam tubuh meningkat, dimana kelenjar apokrin akan memproduksi keringat lebih banyak ketika seseorang dalam kondisi stres.
22. Batasi Makan Bawang
Sebenarnya boleh-boleh saja mengonsumsi bawang (seperti bawang putih, dll), namun Anda harus membatasinya. Makan bawang telah diketahui menyebabkan bau mulut, selain itu juga bisa memicu bau badan, tapi hal ini tergantung dari kondisi metabolisme tubuh seseorang, dimana tiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda-beda.
23. Hindari Makanan Penyebab Keluar Keringat Banyak
Anda harus berhati-hati dari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memicu keluarnya keringat. Sehingga terlalu banyak konsumsi makanan pedas akhirnya bisa memunculkan masalah bau badan.
24. Deodoran atau Anti-Perspiran
Deodoran atau antiperspiran merupakan produk mengatasi bau badan. Deodoran memiliki wangi yang mencegah bau badan muncul, tapi tidak bekerja untuk mencegah keluarnya keringat. Adapun antiperspiran dapat mengurangi keringat yang keluar. Penggunaan produk berbahan kimia sepeti ini hendaknya jangan terlalu sering.

Penanganan Oleh Dokter

Dari laman Alodokter.com, apabila usaha menghilangkan bau badan tidak kunjung berhasil, dan masalah cukup serius, maka langkah medis mungkin diperlukan.

Dokter mungkin menyarankan operasi pengangkatan kelenjar keringat pada area yang bermasalah melalui terapi sedot lemak.

Operasi lainnya yang mungkin disarankan dokter yaitu endoscopic thoracic sympathectomy (ETS). Tujuan operasi ini yaitu menghilangkan saraf pengendali keringat.

Perawatan lainnya yang mungkin juga disarankan dokter dalam mengatasi masalah bau badan yaitu suntik botoks. Sebanyak 12-20 suntikan umumnya dilakukan pada area penghasil keringat berlebih, diantaranya ketiak, tangan dan kaki.

Adapun tujuan dari dilakukannya suntik botoks adalah menghalangi sinyal dari otak menuju kelenjar keringat yang nantinya mempengarui produksi keringat di dalam tubuh.

BAYI (12 Tips Perawatan Bayi Baru Lahir Hingga Masa Balita)

Kisi2sehat.blogspot.com - Tidak sedikit orang tua, utamanya yang baru punya anak merasa bingung tentang cara merawat bayi yang baik. Peran sebagai orang tua adalah peran yang sangat mulia.

Memiliki bayi yang sehat dan lucu tentu yang sangat diinginkan orang tua, terutama ibu. Seorang Ibu harus mengetahui cara yang benar tentang perawatan dan perkembangan bayi dari lahir hingga masa balitanya. Masa-masa ini merupakan masa ‘emas’ bagi perkembangan sang buah hati.

Sebenarnya bukan hal yang sulit untuk merawat bayi, hanya diperlukan sedikit keahlian, kesabaran dan rasa kasih sayang.
Berikut di bawah ini hal-hal yang penting diketahui dalam perawatan bayi
 1.  Perhatikan Dengan Teliti Kebersihan Dan Keamanan Bayi
Mula dari saat bayi baru lahir, maka penting untuk menjaga kebersihan sang buah hati. Pastikan tangan dalam kondisi bersih ketika akan memegang atau menggendong bayi, apalagi ketika masa-masa baru lahir.

Harus selalu ingat, untuk mencuci tangan sebelum menyentuh atau melakukan kontak dengan bayi. Hal ini penting agar bayi dapat terhindari dari resiko serangan kuman, yang dapat membahayakan bayi.

Demikian juga, jangan asal dalam menggendong bayi, lakukan menggendong bayi secara perlahan dan penuh kasih sayang. Hindari menguncang-guncang bayi karena bisa mengakibatkan resiko pendarahan di otak.

Jangan lakukan permainan bersama bayi yang dapat membahayakannya, seperti kebiasaan menggoyang-goyang bayi di lutut yang bisa membahayakan bayi.

Baca juga: MELAHIRKAN (5 Penyebab Angka Kematian Ibu Yang Tinggi Saat Melahirkan)
 2.  Memandikan Bayi
Bayi yang di masa-masa baru lahir memerlukan mandi, yang minimal memandikan bayi sebanyak dua kali dalam seminggu. Sebelum tali pusat lepas, disarankan dalam memandikan bayi agar menggunakan spons.

Tentunya dalam memandikan bayi, gunakan produk sabun dan sampo yang memang dibuat khusus untuk bayi, sehingga cocok untuk keadaan kulit sang bayi.

Hal lainnya yang perlu disispkan dalam memandikan bayi adalah handuk lembut, kain waslap, dan bak khusus mandi bayi. Mengenai produk-produk yang ingin digunakan pada bayi, jika itu dikhawatirkan bisa memberikan dampak buruk pada bayi seperti iritasi atau lainnya, maka lebih baik untuk berkonsulasi pada dokter.

Jika umur bayi semakin bertambah, maka semakin mudah untuk memandikannya. Bagi keluarga yang baru pertama kali punya anak, terkadang mengalami kebingungan dalam memandikan sang bayi, lalu cara mengeramasin rambut si kecil, dan beberapa hal lainnya.

Sebagai persiapan, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatian dan siapkan, yaitu:
  • Lakukan di ruang tertutup. Hindari memandikan bayi di tempat yang dingin bahkan ber-AC supaya bayi tidak kedinginan. Tutup juga pintu agar meminimalisir udara dingin yang masuk.
  • Diapkan dua waslap. Dimana satu waslap digunakan untuk menyeka badan dan wajah bayi. Waslap yang lainnya digunakan untuk bagian kelaminnya.
  • Siapkan perlengkapan mandi seperti sabun, handuk, dan shampo bayi. 
  • Siapkan perlak atau alas yang bersih untuk bayi.
  • Siapkan bedak khusus bayi, minyak telon dan sisir khusus bayi.
  • Siapkan kapas puting yang digunakan untuk membersihkan kotoran di sekitar mata bayi.
  • Apabila si kecil belum puput pusar, Anda bisa menyiapkan kasa steril dan alkohol 70%. 
  • Siapkan juga pakaian ganti, termasuk juga sediakan bedong dan popok.
  • Siapkan air hangat. Masukan air hangat ke bak khusus bayi setinggi 1/4 atau 1/3 bak saja. Penting untuk mengecek tingkat kehangatan air, agar jangan terlalu panas.
CARA MEMANDIKAN BAYI
#1. Posisikan bayi di atas perlak atau alas tempat yang bersih, lepaskan seluruh pakaiannya.
#2. Apabila bayi belum puput pusar, Anda perlu melepaskan kasa yang membungkus tali pusat. Apabila kondisinya dirasa lengket, berI alkohol 70 persen agar tidak terlalu lengket.
#3. Apabila bayi melakukan BAB (buang air kecil) ataupun BAK maka setelah itu bersihkan dengan kapas cebok.
#4. Sediakan waslap pertama, lalu gunakan untuk menyeka wajah, celupkan waslap ke dalam air (yang ada di dalam bak), lalu peras, kemudian Anda seka secara lembut dan perlahan, mulai dari wajah, lengan, badan, punggung, dan terakhir yaitu kaki.
Kemudian ganti dengan waslap yang lainnya, lalu celup waslap kedua ke dalam air di bak, kemudian gunakan waslap kedua untuk membersihkan bagian kelaminnya.
Baca juga:  ASI (Cara Pijat Oksitosin Untuk Melancarkan ASI Serta 7 Cara Lainnya Memperlancar ASI)
#5. Gunakan waslap pertama lagi, lalu bubuhi dengan sabun, Maka setelah itu gunakan secara lembut pada seluruh badan bayi dari tangan sampai kaki. Kalau bisa jangan sampai telapak tangan bayi terkena sabun, karena dikhawatirkan bayi nantinya akan memasukkan tangannya ke mulutnya.
#6. Lalu angkat bayi, letakan bayi di dalam bak. Untuk melakukannya, berikut langkah-langkahnya yang benar (Anda bisa menggunakan cara lainnya):
Selusupkan tangan kiri Anda di bawah leher dan kepala bayi. Anda bisa menggunakan ibu jari (tangan kiri) Anda untuk menutup telinga kanan bayi, dan jari tengah (tangan kiri) untuk menutup telinga kiri bayi. Anda dapat menggunakan tangan sebaliknya.
Gunakan tangan kanan Anda untuk memegang bagi bawah kaki bayi. Rapatkan kaki bayi dari bawah. Posisi telunjuk Anda bisa berada di antara kedua kaki bayi.
Maka, setelah itu bayi diangkat dan diletakan ke dalam bak mandi. Lakukan secara perlahan.
#7. Di dalam bak mandi, posisi badan bayi dibuat lebih rendah dari kepala. Gunakan tangan tangan kanan untuk membilas semua bagian tubuhnya sampai bersih. Tubuh bayi yang bagian belakang juga dapat dibilas tanpa perlu membalikkan tubuh bayi.
Jika ingin mengeramasi rambut sang bayi, maka dilakukan sebelum membilas tubuh bayi. Untuk melakukannya, yaitu dengan memberikan sedikit shampo pada rambut bayi, usap secara perlahan sampai shampo merata di rambut bayi. Setelah itu, bilas rambut bayi dengan air bersih sampai busa shampo hilang. Kemudian diikuti dengan membilas semua bagian bahan bayi.
#8. Setelah selesai maka sekarang waktunya untuk mengangkat bayi kembali dari bak mandi khususnya. Letakkan bayi di atas handuk, lalu keringkan tubuhnya secara perlahan, mulai dari wajah, rambut, tangan dan tubuh bagian lainnya.
#9. Bersihkan tali pusat menggunakan cotton buds, bungkus menggunakan kasa steril yang sebelumnya dibasahi alkohol 70 persen. Metodenya seperti saat membedong, dengan bentuk segitiga. Adapun apabila tali pusat pendek, maka kasa hanya perlu dibuat simpul. Intinya, yang penting Anda perhatikan adalah pangkal tali pusat haruslah tertutup dengan sepenuhnya.
#10. Gosok semia bagian tubuh bayi menggunakan minyak telon. Hindari penggunaan minyak kayu putih karena kandungan masih sangat keras bagi bayi yang masih mendekati masa dilahirkannya, dimana saat itu kulitnya masih sangat sensitif.
#11. Setelah itu berikan Bedak pada perut bayi dan punggungnya.
#12. Berikan popok, baju, dan bedong pada bayi.
#13. Sisir rambut bayi, selesai.
 3.  Memberi Susu
Pemberian susu pada bayi yang baru lahir harus diperhatikan dengan baik. Kapasitas perut bayi yang baru lahir masih sangat kecil sehingga tidak dapat minum banyak susu dalam sekali waktu. Oleh karena itu juga, bayi baru lahir akan lebih sering untuk minum susu, sekitar 10 kali dalam sehari dalam porsi yang kecil.

Saat menyusui, hendaknya dilakukan dengan posisi yang berubah-ubah, ini untuk membuat Anda dan bayi Anda juga nyaman. Ingat, susu terbaik untuk bayi baru lahir adalah susu ASI.

Bunda harus peka dalam masalah pemberian susu untuk bayi, berikan susu pada bayi tanpa harus menunggu bayi memberikan tanda ingin menyusu, seperti berteriak atau menangis.

Ketika bayi menangis, bayi akan mengalami kesulitan dalam menelan susu karena posisi lidahnya yang sedang tidak berada pada posisi tepat untuk meneguk cairan.

Saat kondisi bayi menangis tersebut, akan membuat Bunda sedikit kesulitan untuk menyusui bayi. Namun, lama kelamaan nantinya bayi akan mampu dengan baik untuk menjalani proses ini.

Di saat-saat awal menyusui, disarankan untuk menyusui bayi dalam posisi berbaring. Nah, setelah bayi agak besar, bisa dalam posisi setengah duduk. Pastikan ketika menyusui,  hidung bayi tidak sampai tertutup oleh payudara karena membuat bayi akan mengalami kesulitan bernapas.

Dalam menyusui, usahakan puting payudara yang termasuk bagian hitamnya agar bisa masuk ke mulut bayi semuanya. Hal ini membuat susu yang keluar bisa lebih optimal, serta menghindari puting susu mengalami lecet.

Setelah proses menyusui selesai, sebuah kesalahan jika begitu saja menarik mulut bayi, hal ini dikhawatirkan bisa menyebabkan lecet pada puting.

Yang perlu dilakukan adalah secara perlahan menekan sudut mulut bayi menggunakan dengan jari-jari Anda. Hingga mulut bayi nantinya bisa melepaskan, setelah itu barulah tarik mulut bayi.

Jika baru saja menyusui tetapi bayi sudah ingin berhenti, padahal tampaknya bayi masih dalam kondisi lapar. Hal ini seperti ini sering terjadi, umumnya karena gigi bayi sudah tumbuh.

Dimana bayi secara tiba-tiba ingin berhenti menyusu diakibatkan gusinya yang tertekan, yang kemudian membuat rasa sakit pada bayi. Dalam kondisi ini, Anda bisa memeras air susu untuk kemudian diminumkan pada bayi, bisa menggunakan mangkuk kecil ataupun sendok kecil.

Baca juga: HAMIL (Nutrisi & Makanan Yang Dianjurkan Untuk Ibu Hamil Berdasarkan Trimester 1, 2 & 3)
 4.  Mengganti Popok
Memasang popok ini dinilai hal yang paling menyulitkan dalam perawatan bayi. Dimana ada orang yang menggantikan popok bayinya sampai 10 kali dalam sehari, tentunya diperlukan kesabaran dan kasih sayang dalam hal ini.

Biasanya bayi yang lebih sering mendapatkan asupan susu formula daripada ASI, maka akan lebih sering untuk buang air kecil dibandingkan bayi yang dari lahir telah mendapatkan asupan ASI yang memadai.

Hendaknya menukar popok secara berkala, usahakan 3 jam sekali dan dalam kondisi-kondisi tertentu. Tujuannya supaya kulit bayi dalam keadaan tetap kering. Hal ini penting agar bayi bisa terhindar dari masalah ruam popok.

Hendaknya segala perlengkapan penting berada dalam jangkauan Anda dengan mudah. Siapkan di dekat Anda seperti popok bersih, matras, handuk, pakaian bersih, tisu basah, kapas, krim anti ruam (bila kulit bayi sensitif), dan keranjang untuk menaruh pakaian bayi yang kotor.

Untuk mengganti popok, posisikan bayi dalam secara telentang di atas tempat yang datar. Lepas celana bayi, sebelumnya gulung bajunya hingga ke dada. Apabila baju terkena kotoran maka taruh di keranjang pakaian kotor bayi.

Kemudian lepaskan ikatan popok, kemudian lipat ke arah belakang sehingga nantinya akan lepas dengan sendirinya. Letakkan popok kotor jauh dari jangkauan bayi.

Pastikan bayi sudah selesai BAB, untuk kemudian membersihkan sisa kotoran yang menempel di sekitarnya.

Anda bisa memakai nappy cream apabila kulit bayi mengalami masalah sensitif, hal ini guna kelembapan kulit bayi sehingga mecegah masalah ruam popok.

Setelah itu, pasang popok baru kembali pada bayi, pastikan posisi popok bisa sempurna untuk menutupi bagian bokong dan alat kelaminnya. Pada ikatan pinggang popok, hendaknya jangan terlalu kencang ataupun terlalu longgar.

Untuk mengeceknyam caranya dengan memasukan dua jari Anda diantara popok dan perut bayi (jari tengah dan jari telunjuk). Apalabia jari Anda muat, itu berarti pemasangan ikatan popok pada bayi sudah pas.

Dalam mengganti popok sang buah hati, hendaknya bunda melakukannya dengan penuh kesabaran dan penuh kasih sayang.
 5.  Selama Punya Bayi, Hindari Pekerjaan Yang Terlalu Padat
Hindari untuk memaksakan diri dari melakukan banyak aktivitas berat yang sudah sering dilakukan sebelum kelahiran bayi. Hal ini agar Anda bisa fokus dengan baik dalam merawat bayi yang baru lahir.

Merawat bayi yang baru lahir identik dengan yang namanya capek. Sehingga Orang tua, terutama bunda yang harus mampu mengelola dengan baik tekanan yang ada. Bunda harus mampu menjaga keadaan fisiknya dengan baik.

Biasanya merawat bayi akan identik juga dengan yang namanya kurang tidur, tetapi bukan berarti bunda diperbolehkan mengonsumsi banyak kandungan kafein. Bunda harus menjaga asupan makanan yang sehat, serta jangan sampai stres.

Baiknya kondisi kesehatan bunda sangat penting, agar sang bayi bisa mendapatkan perawatan yang optimal nantinya. Sebagai kiat, supaya tubuh bisa bugar maka usahakan untuk tidur bersamaan dengan sang buah hati. Sehingga saat buah hati bangun, maka bunda pun juga sudah dalam kondisi fit untuk melayani sang buah hati.

Bunda juga bisa meminta sang bapak agar sesekali menggantikan posisi bunda ketika malam hari. Yang penting suami-istri harus bekerja dengan baik dalam merawat bayi. Karena berbeda dengan anak yang sudah agak besar, bayi butuh penjagaan secara real time. Meleng sedikit saja dalam memperhatikan keamanan bayi bisa berakibat fatal.
 6.  Mengangkat Bayi
Mengangkat bayi memiliki cara khusus, sehingga tidak boleh dilakukan asal-asalan, apalagi jika sebelumnya belum memiliki pengalaman mengenai bayi sedikit pun.

Pada bayi umur 0-3 bulan, dalam masa tersebut tulang bayi yang masih lemah sekali, sehingga posisi yang benar untuk menggendongnya adalah membaringkan bayi di lengan tangan

Menggendong bayi baru lahir harus hati-hati. Anda dapat melakukannya dengan menyelipkan satu tangan di bawah leher bayi, dengan tujuan menyangga kepala bayi, kemudian letakkan tangan lainnya di bagian belakang tubuh bayi, hal ini berguna agar menopang pantat dan punggung bayi.

Pastikan posisi kepala, leher, dan punggung bayi ada di atas lipatan siku tangan. Sehingga bayi bisa menjadi nyaman.

Untuk mengangkat bayi yang benar, pertama-tama berdiri untuk menghadap ke bayi. Lalu susupkan satu tangan Anda di bawah leher dan kepala bayi, untuk tangan Anda lainnya ke pantat bayi.

Angkat secara perlahan ke arah dada Anda, lalu pindahkan perlahan kepalanya agar nantinya diletakan ke arah lekukan siku, lalu sangga tubuh bayi dengan lengan.

Adapun pada bayi berusia 3-6 bulan, seringnya bayi lebih suka untuk digendong dalam posisi duduk menghadap ke arah depan. Hal itu disebabkan pada bayi usia 3-6 bulan sudah bisa duduk.

Pada bayi usia lima bulan keatas, hendaknya menggendong bayi dengan memakai kain gendongan, karena tubuh bayi telah semakin berat. Posisinya bebas, apalagi jika usia bayi diatas 6 bulan maka tulang bayi sudah cukup kuat.

Saat usia bayi diatas delapan bulan, tidak mengapa jika orangtua tetap menggendong bayi. Hanya saja jangan terlalu sering dilakukan, hal itu karena bayi pada usia 8 bulan ke atas perlu dibiarkan bermain di lantai, sehingga akan merangsang dirinya untuk terus bereksplorasi.

Orang tua harus memperhatikan atau mengawasi dengan baik pada anak yang sudah bisa merangkak kesana dan kemari.
 7.  Merawat Tali Pusat
Membersihkan dan merawat tali pusat bukanlah hal yang sulit. Pada umumnya, tali pusat dapat saja tidak ditutup kain kasa sehingga dibiarkan untuk terbuka, hanya saja perlu dipastikan supaya kondisinya selalu kering dan bersih. Dalam perawatan tali pusat, maka sebelumnya Anda harus mencuci tangan hingga bersih.

LANGKAH-LANGKAH PERAWATAN TALI PUSAT:
Masa-masa tali pusat belum lepas (biasanya 5-21 hari) maka bayi jangan dulu sering dimandikan, yang perlu untuk sering dilakukan adalah menyeka tubuh bayi menggunakan kain handuk yang lembut. Seka dengan menggunakan air hangat. Dan pastikan tali pusat agar tidak lembab, serta dalam kondisi yang kering.

Umumnya pada bayi baru lahir, tali pusatnya bersih dan tidak lengket. Akan tetapi jika tampak ada bagian yang lengket dan lembab, maka Anda bisa memberishkan dan mengeringkan menggunakan bola kapas. Sebelumnya bola kapas disterilkan dengan campuran alkohol 70% secukupnya.

Anda perlu hati-hati dan perlahan dalam menggunakan pakaian untuk bayi, serta pastikan celana dan popok bayi tidak menggangu tali pusat. Hindari menutup tali pusat memakai plester karena bisa berdampak pada terjadinya iritasi yang cukup serius.

Kondisi-kondisi yang membuat Anda perlu waspada, dan membawa bayi ke dokter:
  • Adanya nanah pada tali pusat.
  • Adanya tampak kemerahan pada pangkal tali pusat ataupun bagian kulit disekitar tali pusat.
  • Adanya pembengkakan pada darah talu pusat dan sekitarnya.
  • Bayi selalu menangis jika tali pusatnya dan daerah sekitarnya tersentuh oleh jari.
 8.  Menidurkan Bayi
Bayi akan memerlukan tidur yang sangat lama waktunya dalam sehari, dan bayi tidak mempunyai jadwal tidur yang tetap. Sehingga penting untuk menjadikan bayi bisa tidur dengan nyaman. Beberapa hal yang bisa dilakukan bunda untuk membuat bayi bisa tidur dengan nyaman:
  • Mandikan bayi menggunakan air hangat yang sebelumnya air hangat ditetesi dengan baby bath.
  • Setelah mandi, Anda bisa mengeluas atau memijat pelan bayi menggunakan baby oil atau lotion.
  • Kondisikan dengan baik di kamar tempat bayi tidur agar nyaman untuknya, seperti hindari suara bising, dll.
  • Anda juga bisa membubuhi bayi dengan baby powder.
  • Utamakan untuk membeli atau memakai produk bayi memiliki aroma yang menenangkan, tetapi penting untuk memastikan keamanan kandungan di dalamnya untuk bayi.
Hendaknya suami-istri bisa bekerja dengan baik dalam merawat bayi, karena seringkali bayi bangun dan merengek di malam hari sehingga harus dilayani dengan baik. Disnilah Anda dan pasangan Anda harus bekerja sama.
 9.  Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Hanya Konsumsi ASI
Untuk bayi yang berusia di bawah 6 Bulan hanya konsumsi ASI, adapun makanan pendamping ASI diberikan pada bayi diatas usia 6 bulan.

Bayi baru lahir sampai umur 6 bulan. Maka pada masa-masa ini, bayi hanya perlu diberikan asupan berupa ASI. Hal itu karena pemberian ASI sudah mencukupi untuk kebutuhan gizi bayi.

Adapun untuk makanan pendamping ASI, maka yang sehat adalah makanan yang dibuat sendiri di rumah. Dalam membuat makanan bayi, maka penting untuk mengetahui bahan apa yang aman dan boleh untuk dikonsumsi bayi.

Pastikan memilih sayuran dan buah yang bebas dari pestisida. Selalu memilih sayur dan buah yang segar. Makanan bayi untuk umur 6 bulan adalah  pure yang encer. Awal-awal memberikan makanan, berikan dengan sedikit demi sedikit, hal ini bertujuan agar bayi bisa terbiasa dengan tekstur dan rasanya.

Semakin bertambah usia bayi, maka Anda bisa memberikan makanan dengan tekstur yang lebih keras.
10. Jika Sudah Balita, Ajari Agar Suka Makan Sayur, Buah dan Asupan Sehat Lainnya
Anak yang sejak balita sudah terbiasa untuk makan sayuran dan buah secara rutin, maka sistem imunnya sangat kuat, sehingga tubuhnya bisa lebih kebal dari serangan penyakit. Hal itu karena di dalam buah dan sayur kaya akan senyawa antioksidan.

Anda juga bisa memberikan madu untuk bayi yang sudah berumur 2 tahun. Dimana madu memiliki kandungan yang berfungsi sebagai anti virus dan anti kuman. Selain itu juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

11. Jauhi Balita dari Asupan Makanan Instan dan Jajanan Yang Kurang Sehat
Tidak sedikit orang tua yang sering memberikan snack ringan yang gurih pada balita, hal ini sebuah kesalahan karena nilai gizinya yang rendah, serta umumnya tinggi kandungan MSG yang dampaknya bisa menghambat kecerdasan anak.

Orangtua harus pintar dalam memilihkan jajanan yang sehat dan bergizi untuk anaknya, hal ini sangat penting agar balita nantinya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Hidangkan menu makanan yang menarik bagi Anak, sehingga dirinya semangat untuk makan.
12. Mulailah Sedikit Demi Sedikit Untuk Mengajarkan Pola Hidup Sehat
Mulailah mengajari balita untuk membiasakan diri untuk membersihkan tangan ketika kotor, menggosok giginya, mandi secara teratur, mengonsumsi makanan sehat dan lainnya.

Penting bagi orang tua, agar menjauhkan anak dari paparan asap rokok dan polusi udara, agar pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya tidak terhambat.

Hal penting lainnya adalah mulailah untuk membuat anak agar menyukai olahraga, hal ini sangat baik untuk pertumbuhannya dan juga meningkatkan kemampuan motoriknya.

Jika sejak balita sudah terbiasa untuk menggerakan tubuhnya, maka hal ini sangat baik untuk kekuatan fisiknya, anak nantinya bisa tumbuh dengan fisik yang kuat.

Usahakan menjauhkan balita dari yang namanya TV dan gadget, karena dapat membuat anak malas untuk bergerak, cahaya gadget bisa merusak matanya, dan bisa merusak otak anak. Bahkan ada sebuah kasus dimana anak mengalami terlambat bicara karena terlalu sering berada di depan TV.

ASI (Cara Pijat Oksitosin Untuk Melancarkan ASI Serta 7 Cara Lainnya Memperlancar ASI)

Kisi2sehat.blogspot.com - Memberikan ASI adalah hal yang sangat penting bagi bayi, terutama pada bayi di bawah 6 bulan. Hormon di dalam tubuh yang berfungsi dalam produksi ASI yaitu hormon oksitosin.

Ketika lancarnya produksi hormon oksitosin, berfungsi agar sel-sel alveoli di kelenjar payudara bisa berkontraksi dengan baik. Dengan terjadinya kontraksi tersebutlah yang akhirnya bisa membuat air susu keluar.

Keluarnya air susu sebenarnya dipengaruhi sekali dari kondisi kejiwaan (psikologis) sang ibu. Ketika seorang ibu mengalami stress, khawatir, terlalu banyak pikiran, takut, cemas dan semacamnya, hal tersebut bisa berdampak pada sulitnya keluar air susu.

Adapun ketika sang Ibu merasa senang karena mendengarkan suara bayi, senang karena memikirkan bayi, melihat dan mencium bayi. Maka hal-hal seperti ini bisa membantu agar air susu ibu (ASI) keluar dengan lancar.

Hal ini berdasarkan dari sebuah penelitian, yang menyimpulkan bahwa rasa stres, depresi, cemas, bingung, dan semacamnya, bisa mengakibatkan penurunan kadar hormon oksitosin di dalam tubuh. Yang akhirnya membuat kelaurnya ASI mejadi tidak optimal.

Dengan begitu, kelaurnya ASI dipengaruhi sekali oleh keadaan psikologis dari sang ibu. Ibu yang menyusui dengan kondisi rileks dan nyaman, maka ASI bisa keluar lebih lancar.

dr. H.M. Daris Raharjo, Akp menjelaskan bahwa ada titik-titik pada tubuh yang bisa memperlancar ASI, seperti tiga titik di payudara (titik di atas putting, titik di bawah putting, dan titik tepat pada putting).

Selain itu, titik tubuh yang bisa memperlancar ASI yaitu titik di punggung tubuh yang letaknya segaris dengan payudara.

dr. H.M. Daris Raharjo adalah seorang dokter spesialis akupuntur di Rumah Sakit Umum Islam Yarsis, Surakarta.
Pijat oksitosin untuk ibu menyusui bermanfaat untuk merangsang hormon oksitosin, sehingga nantinya bisa memperlancar keluarnya ASI.  Pijat oksitosin juga membuat ibu menjadi lebih nyaman dalam menyusui bayi.

Baca juga: HAID (20 Cara Mengatasi Nyeri Haid dengan Terapi, Makanan Sehat, Obat, Ramuan, dll)

Pijat Oksitosin Dipicu Oleh Sentuhan
Pijat merupakan sebuah terapi yang sudah populer di indonesia. Sekarang, juga telah ada teknik pijat oksitosin. Pijat oksitosin yaitu melakukan pijatan khusus pada punggung ibu menyusui, guna merangsang pengeluaran hormon oksitosin di dalam tubuh.

Para suami bisa memperlajari teknik pijatan ini agar nantinya bisa dipratekan pada istri. Sehingga hubungan suami-istri bisa semakin mesra dan harmonis.

Hormon oksitosin bisa bereaksi ketika mendapatkan sentuhan. Adapun hormon oksitosin sebenarnya diproduksi oleh salah satu bagian otak (yaitu hipotalamus), yang setelah itu dikeluarkan oleh kelenjar yang terletak di bagian belakang otak.

Penelitian Ilmiah Tentang Pijat Oksitosin
Manfaat pijat secara umum yaitu untuk melancarkan aliran darah, membuat timbulnya perasaan rileks, menurunkan rasa nyeri, dan menurunkan ketegangan pada otot dan saraf.

Penelitian oleh para ilmuwan menemukan bahwa memijat mampu mengurangi ketegangan syaraf, menurunkan kadar hormon pemicu stres, membantu mencegah depresi dan menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Manfaat ini diperoleh yang terutama untuk ibu menyusui setelah masa persalinan.

Pada penelitian lainnya, yang bertujuan untuk mengukur besarnya manfaat pijat terhadap tingkat hormon oksitosin dan beberapa jenis hormon lainnya di dalam tubuh.

Penelitian dengan melibatkan seratus orang partisipan. Pada penelitian, dilakukan proses pengambilan darah sebanyak dua kali.

Pengambilan darah dilakukan sebelum dan sesudah partisipan mendapatkan pemijatan yang dilakukan selama 15 menit.

Dan hasil pengecekan, menemukan bahwa pada partisipan yang dipijat mengalami peningkatan kadar oksitosin di dalam tubuhnya.

Baca juga: HAMIL (11 Cara Mengatasi Mimisan pada Ibu Hamil dan Penyebabnya)
Cara Pijat Oksitosin
Untuk bisa melakukan pijat oksitosin yang benar dan tepat maka disarankan untuk konsultasi kepada dokter kandungan ataupun orang yang paham tentang pijat oksitosin. Adapun dibawah ini penjelasan tentang cara pijat oksitosin secara umum, berikut langkah-langkahnya:
  1. Pertama-tama Ibu duduk, bersandar ke depan, melipat lengan di atas meja yang ada dihadapannya, juga meletakkan kepala di tangan.
  2. Setelah itu Ayah melakukan pemijatan di sepanjang kedua sisi tulang belakang Ibu. Pijat dengan memakai ibu jari (bisa juga memijat dengan menggunakan kepalan tangan, tinggal pilih maka yang lebih enak dan cocok).
  3. Lalu pada bagian tulang belakang leher, carilah bagian tulang yang paling menonjol.
  4. Maka dari titik tulang yang paling menonjol tersebut, maka turun sedikit ke bawahnya (yaitu jaraknya sekitar lebih 1-2 jari). Lalu geser kembali ke kanan dan kiri (masing-masing berjarak sekitar 1-2 jari).
  5. Lalu Anda bisa memulai melakukan pemijatan dengan gerakan yang memutar, lakukan secara perlahan-lahan ke arah bawah hingga mencapai batas garis bra.
  6. Tapi apabila ingin terus dipijat hingga pinggang, maka silahkan saja (bebas).
  7. Lalu tekan agak kuat (jangan terlalu kuat / kencang menekan) yang membentuk gerakan melingkar kecil menggunakan kedua ibu jari. Lakukan pemijatan mulai dari leher, lalu turun ke bawah hingga ke arah tulang belikat. Umumnya pemijatan hanya dilakukan selama 3 menit saja.
Cara Lainnya Agar ASI Keluar dengan Lancar
 1.  Akupuntur
Dengan memberikan ASI eksklusif, berarti seorang ibu sudah memberikan yang terbaik untuk masa depan sang buah hati. Dr. H.M Daris Raharjo, Akp menjelaskan halangan utama ibu menyusui yaitu ASI yang tidak lancar, yang hal ini sangat dipengaruhi hormon prolaktin.

Selain pemijatan, ada hal lainya yang juga bisa dilakukan untuk melancarkan ASI pada ibu menyusui. Ibu menyusui bisa mengonsumsi daun katuk yang bermanfaat untuk mambantu mengeluarkan ASI dengan lancar.

Cara lainnya adalah akupuntur. Dimana Daris Rajarjo menjelaskan bahwa apabila berbagai upaya sudah dikerjakan, akan tetapi ASI tidak bisa keluar dengan banyak, maka Ibu menyusui dapat mencoba akupuntur.

Akupuntur dapat  merangsang diproduksinya hormon prolaktin dari otak, yang manfaatnya akan membuat ASI keluar dengan lancar.

Akupuntur bisa dilakukan dengan jarum, dan jika tidak mau maka bisa dengan pemijatan pada titik-titik tertentu.

Untuk titik-titik pijatan yang utama ada di bagian payudara sendiri. Tiga titik yang bisa dipijat yaitu satu titik di atas puting, satu titik tepat di puting, dan satu titik di bawah puting.

Adapun untuk melakukan akupuntur, maka harus dilakukan oleh ahlinya, tidak boleh oleh sembarangan orang.
 2.  Konsumsi Makanan Bergizi
Kurangnya asupan gizi bisa menyebabkan penurunan produksi dan kualitas ASI. Sehingga penting bagi Ibu menyusui agar mengonsumsi asupan yang bergizi.

Untuk memperoleh gizi tinggi maka kosumsilah ikan salmon. Di dalamnya terkandung DHA yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ASI. Kandungan DHA juga bermanfaat untuk menurunkan resiko stres. Selain itu, hal-hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui:
  1. Anda harus mencukupi kebutuhan minum air putih setiap hari.
  2. Konsumsi daging rendah lemak.
  3. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang hitam dan kacang merah.
  4. Utamakan konsumsi nasi merah daripada nasi putih.
  5. Konsumsi Telur yang kaya akan vitamin D.
  6. Kosumsi sayuran berwarna hijau, seperti bayam, kangkung, brokoli, dll
 3.  Jangan Stres
Masalah stress dan banyak pikiran bisa menyebabkan ASI tidak keluar. Sehingga penting agar menghindari stres dan pikiran berat. Hindari memikirkan yang tidak-tidak, dan buatlah tubuh dan jiwa rileks, hal ini sangat penting.

Baca juga: NANAS (15 Manfaat Jus Nanas Untuk Sistem Imun, Jantung, Pencernaan, Tulang dll)
 4.  Posisi Tidur yang Baik
Jangan tidur telungkup karnea dapat memberikan tekanan berat pada payudara, yang akibatnya adalah menurunkan produksi ASI.

Selain itu, hindari mengonsumsi secara berlebihan asupan kafein yang berasal dari kopi, teh dan lainnya. Dan jangan mengonsumsi minuman bersoda dan minuman beralkohol.
 5.  Jangan Memberikan Dot / Empeng pada Bayi yang Masih Menyusu ASI
Bagi bayi, menghisap dot dan empeng lebih mudah daripada puting yang lebih susah. Sehingga jika bayi sudah kebiasaan ngempeng dot, maka dirinya kemungkinan akan menolak puting.

Dikhawatirkan bayi ogah untuk menyusu secara langsung dari payudara karena merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara jika menyusu dari botol maka bisa mendapatkan air susu dengna mudah, dimana bayi cuma menekan sedikit saja bagian dot maka susu bisa keluar dengan mudah.
 6.  Hindari Pil KB
Ibu menyusui jangan menggunakan pil KB karena berdampak pada terganggunya kelancaran untuk mengeluarkan ASI.
 7.  Berikan Kasih Sayang yang Besar Pada Bayi
Sering-seringlah dalam berkontak kulit dengan bayi. Seperti membelai sang bayi ataupun mengajaknya berkomunikasi. Melakukan hal ini bermanfaat untuk memicu hormon oksitosin (yang banyak disebut sebagai hormon kasih sayang).

MELAHIRKAN (5 Penyebab Angka Kematian Ibu Yang Tinggi Saat Melahirkan)

Kisi2sehat.blogspot.com -  Negara Indonesia masih dibilang dan berpotensi sebagai negara yang gagal dalam mencapai target tujuan pembangunan milenium pada 2015. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah sulitnya menekan angka kematian ibu saat melahirkan.

Angka kematian ibu melahirkan di negara kita ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya...

Sehingga keadaan ini sudah selayaknya menjadi perhatian pemerintah dan juga semua pihak untuk berperan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu.

Dimana angka kematian Ibu  berkaitan erat dengan layanan dan fasilitas kesehatan di masyarakat dan juga pengetahuan masyarakat sendiri tentang hal ini.
Demikian juga kematian pada ibu hamil ini akan berkaitan secara langsung pada angka kematian bayi. Angka kematian ibu ketika melahirkan dipengaruhi oleh beberapa keadaan, seperti:
  • Kondisi kesehatan tubuh sang Ibu menjelang kehamilan.
  • Terjadi berbagai komplikasi pada kehamilan dan proses kelahiran.
  • Fasilitas pelayanan kesehatan.
Beberapa penyebab kematian ibu ketika melahirkan di Indonesia, yaitu yang pertama karena Pendarahan...

Dimana pendarahan menjadi penyebab utama dari meningkatnya angka kematian ibu, 20-50 persen kematian disebabkan karena adanya pendarahan yang tidak terkontrol.

Penyebab selanjutnya yang kedua, yaitu  karena Eklamsia.

Penyebab yang ketiga karena infeksi bakteri yang terjadi di uterus (rahim) yang disebut dengan Sepsis... Yang umumnya terjadi beberapa hari setelah melahirkan.

Penyebab yang keempat yaitu karena Infeksi. Infeksi termasuk penyebab yang tidak langsung penyebab kematian. Infeksi biasanya berupa malaria, tuberkulosis dan hepatitis.

Kemudian, penyebab kelima yaitu gagal paru, yang merupakan kegagalan pernapasan akut, dan beresiko tinggi menimbulkan kematian. Dimana pada gagal paru ini terjadi setelah proses persalinan.

Angka kematian ibu yang sedang melahirkan di Indonesia menurut survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) mencapai 307 dari 100.000 kelahiran hidup.

Untuk itu pemerintah dan khususnya untuk Kementrian Kesehatan (Kemenkes) harus bekerja keras untuk menurunkan seminimal mungkin angka kematian pada Ibu ketika melahirkan.

Semoga bermanfaat.